Bekerja tanpa harus datang ke kantor setiap hari dulu terdengar seperti kemewahan. Sekarang, banyak profesional dan perusahaan menjadikannya pilihan sehari-hari. Ada yang bekerja dari rumah, dari kafe, dari coworking space, bahkan dari kota yang berbeda dengan kantor pusatnya.
Cara kerja ini dikenal sebagai remote working. Tapi apa sebenarnya yang dimaksud remote working, apa bedanya dengan WFH, dan bagaimana agar tetap produktif saat menjalaninya? Simak penjelasannya berikut.
Pengertian Remote Working
Remote working adalah sistem kerja yang memungkinkan karyawan menyelesaikan pekerjaannya dari luar kantor, baik dari rumah, coworking space, maupun lokasi lain, dengan dukungan teknologi dan koneksi internet. Komunikasi dan koordinasi tim dilakukan secara daring, seperti melalui video conference, aplikasi chat, dan platform manajemen tugas.
Dalam remote working, yang dinilai adalah hasil kerja, bukan kehadiran fisik di kantor.
Perbedaan Remote Working, WFH, dan Hybrid
Istilah-istilah ini sering dipakai bergantian, padahal ada perbedaannya:
| Aspek | Remote Working | WFH (Work From Home) | Hybrid |
|---|---|---|---|
| Lokasi kerja | Di mana saja di luar kantor | Khusus dari rumah | Kombinasi kantor dan luar kantor |
| Sifat | Bisa permanen | Sering bersifat sementara atau situasional | Terjadwal |
| Kehadiran di kantor | Jarang atau tidak sama sekali | Tergantung kebijakan | Rutin pada hari tertentu |
Sederhananya, WFH adalah salah satu bentuk remote working, sedangkan hybrid adalah perpaduan kerja remote dan kerja di kantor. Untuk penjelasan lebih lengkap tentang hybrid, baca juga artikel Apa Itu Sistem Kerja Hybrid.
Jenis-Jenis Remote Working
Fully Remote
Seluruh pekerjaan dilakukan dari luar kantor. Perusahaan bahkan bisa tidak memiliki kantor fisik sama sekali.
Remote dengan Pertemuan Berkala
Karyawan bekerja remote hampir sepanjang waktu, tetapi bertemu tatap muka sesekali, misalnya untuk rapat bulanan, onboarding, atau acara tim.
Remote Lintas Kota atau Negara
Karyawan tinggal dan bekerja di kota atau negara yang berbeda dari kantor pusat. Model ini menuntut koordinasi zona waktu yang baik.
Freelance atau Pekerja Lepas
Pekerja lepas umumnya bekerja secara remote untuk beberapa klien sekaligus, dengan sistem berbasis proyek.
Kelebihan Remote Working
Bagi pekerja:
- Tidak perlu menghabiskan waktu dan biaya untuk perjalanan ke kantor.
- Lebih leluasa mengatur jadwal dan lingkungan kerja.
- Lebih mudah menyeimbangkan pekerjaan dengan urusan keluarga atau pribadi.
Bagi perusahaan:
- Biaya sewa dan operasional kantor bisa ditekan.
- Bisa merekrut talenta dari mana saja, tidak terbatas pada satu kota.
- Fleksibilitas kerja bisa menjadi nilai tambah untuk menarik dan mempertahankan karyawan.
Tantangan Remote Working
Di balik fleksibilitasnya, remote working juga punya tantangan:
- Rasa terisolasi. Minimnya interaksi langsung bisa membuat pekerja merasa kesepian atau kurang terhubung dengan tim.
- Batas kerja dan pribadi kabur. Tanpa jam pulang yang jelas, jam kerja bisa molor tanpa terasa dan memicu kelelahan.
- Distraksi di rumah. Urusan rumah tangga, suara bising, atau anggota keluarga bisa mengganggu fokus.
- Komunikasi lebih menantang. Pesan tertulis rawan disalahartikan, dan koordinasi bisa lambat jika tim bekerja di jam yang berbeda.
- Ketergantungan pada teknologi. Internet yang tidak stabil atau perangkat yang bermasalah bisa langsung menghambat pekerjaan.
Pekerjaan yang Cocok untuk Remote Working
Tidak semua pekerjaan bisa dikerjakan dari jarak jauh. Beberapa bidang yang umumnya cocok antara lain:
- Penulis konten, editor, dan penerjemah
- Desainer grafis dan UI/UX
- Programmer dan software engineer
- Digital marketer dan social media specialist
- Customer support berbasis chat atau email
- Akuntan, konsultan, dan analis data
Sebaliknya, pekerjaan yang membutuhkan kehadiran fisik atau peralatan khusus, seperti produksi, retail, atau layanan kesehatan, umumnya lebih sulit dijalankan secara remote.
Tips Tetap Produktif Saat Remote Working
- Siapkan tempat kerja khusus. Pisahkan area kerja dari area istirahat agar otak lebih mudah masuk ke “mode kerja”.
- Buat rutinitas harian. Tentukan jam mulai dan selesai kerja, lalu patuhi seperti saat bekerja di kantor.
- Gunakan tools kolaborasi yang tepat. Misalnya Google Meet atau Zoom untuk rapat, Slack untuk komunikasi, dan Trello atau Notion untuk manajemen tugas.
- Komunikasikan progres secara rutin. Update singkat ke atasan atau tim membantu menjaga transparansi dan kepercayaan.
- Ambil jeda secara teratur. Istirahat singkat di sela pekerjaan membantu menjaga fokus dan mencegah burnout.
- Pastikan koneksi internet stabil. Siapkan cadangan, misalnya tethering dari ponsel, untuk berjaga-jaga.
- Jaga interaksi sosial. Sesekali bekerja dari tempat yang ramai profesional atau bertemu tim secara langsung bisa mengurangi rasa terisolasi.
Coworking Space, “Kantor Sesekali” bagi Pekerja Remote
Bekerja dari rumah setiap hari tidak selalu ideal. Ada kalanya Anda butuh suasana yang lebih fokus, tempat yang representatif untuk bertemu klien, atau ruang untuk berkumpul dengan tim.
SpaceHub Lab di Galeon Square (ex Chubb Square), Thamrin, Jakarta Pusat, menyediakan ruang kerja fleksibel untuk kebutuhan tersebut:
- Hot desk untuk bekerja harian di lingkungan yang lebih kondusif, tanpa komitmen sewa kantor jangka panjang.
- Ruang meeting untuk presentasi ke klien, interview, atau rapat tim.
- Event space untuk kumpul tim, workshop, atau acara komunitas.
- Lokasi strategis dekat MRT Dukuh Atas, Halte TransJakarta Tosari, dan Stasiun KRL Sudirman.
Bagi pekerja remote yang tinggal di apartemen atau hunian yang tidak terlalu luas, SpaceHub Storage di gedung yang sama juga bisa jadi solusi untuk menyimpan dokumen, perlengkapan kerja, atau barang yang jarang dipakai, sehingga rumah tetap lega dan nyaman untuk bekerja.
Remote working memberi kebebasan untuk bekerja dari mana saja, tetapi tetap membutuhkan disiplin, komunikasi yang baik, dan lingkungan kerja yang mendukung. Dengan persiapan yang tepat, Anda bisa menikmati fleksibilitasnya tanpa mengorbankan produktivitas maupun keseimbangan hidup.
Butuh tempat kerja yang lebih fokus atau ruang untuk bertemu klien dan tim? Coba bekerja dari SpaceHub Lab di Thamrin.
Tetap Terhubung dengan SpaceHub!
Ikuti media sosial SpaceHub untuk mendapatkan informasi terbaru, tips penyimpanan, dan inspirasi menciptakan ruang yang lebih lapang.
Instagram | TikTok | LinkedIn | Website
SpaceHub — Your Space, Your Way.





