kontak SpaceHub

Cara Merawat Buku agar Awet, Tidak Jamuran, dan Anti Rayap

Cara merawat buku penting diketahui untuk menjaga koleksi buku. Di artikel ini, Anda akan menemukan panduan praktis untuk merawat buku harian, koleksi novel, komik, buku sekolah, sampai buku-buku yang jarang dibuka tapi tetap ingin disimpan rapi.

Bagi pembaca buku, cara merawat buku penting diketahui demi menjaga tetap awet sama seperti saat pertama dibeli.

Apalagi buku termasuk benda yang mudah rusak kalau “musuh alami”-nya dibiarkan: lembap, debu, sinar matahari, jamur, hingga serangga. Kabar baiknya, cara merawat buku itu tidak rumit yang penting konsisten dan tahu langkah yang benar.

Di artikel ini, Anda akan menemukan panduan praktis untuk merawat buku harian, koleksi novel, komik, buku sekolah, sampai buku-buku yang jarang dibuka tapi tetap ingin disimpan rapi.

Cara Merawat Buku Sehari-Hari

cara merawat buku

Pegang Buku dengan Tangan Bersih dan Kering

Kertas mudah menyerap minyak dari kulit. Kalan Anda habis makan atau pakai lotion, tunggu sebentar, cuci tangan, lalu mulai membaca.

Jangan Tarik Buku dari Bagian Punggung

Kebiasaan “narik punggungnya” bikin jilidan cepat longgar. Tarik dari bagian tengah sisi buku, atau dorong buku sebelahnya agar ada ruang.

Hindari Melipat Halaman sebagai Penanda

Lebih aman menggunakan bookmark. Lipatan kecil bisa jadi permanen dan lama-lama merobek kertas.

Jangan Menumpuk Buku Terlalu Tinggi

Tumpukkan berat membuat halaman bergelombang dan cover melengkung. Kalau harus menumpuk, batasi tinggi dan selingi dengan papan rata.

Menggunakan Sampul Plastik

Jika Anda ingin menjadi kolektor buku (tidak berniat menjualnya dalam waktu dekat selesai dibaca) sebaiknya gunakan sampul buku untuk menjaga cover dari kerusakan.

Menyimpan dengan Plastik Ziplock

Simpan di rak dengan melapisi di dalam plastik ziplock untuk menghindari dari rayap. Selain itu, udara terbuka membuat buku lebih cepat menguning.

Cara Menyimpan Buku Agar Tidak Jamuran dan Tidak Bau Apek

Perhatikan Sirkulasi Udara dan Kelembapan

Buku paling “sengsara” di ruangan yang pengap. Idealnya:

  • Ruangan kering, tidak lembap
  • Ada ventilasi atau AC/airflow yang stabil

Kalau koleksi Anda banyak, Anda bisa mempertimbangkan menyimpan sebagian di ruang yang punya suhu stabil dan tidak lembap. SpaceHub, misalnya, menekankan ruangan ber-AC dan higienis untuk menjaga barang tetap kering, serta pest control rutin di tiap lantai.

Hindari Menempelkan Rak Buku ke Dinding Lembap

Sisakan jarak beberapa sentimeter (cm) antara rak dan didnding, apalagi didnding yang berbatasan dengan kamar mandi atau area jamur.

Jangan Simpan Buku di Lantai

Lantai berisiko lembap, terkena tumpahan, hingga banjir. Lebih aman di rak, palet, atau box yang terangkat.

SpaceHub juga menyebut pentingnya area bebas banjir untuk menjaga barang seperti dokumen dan furnitur tetap aman.

Susun Buku Berdiri Rapi, Jangan Terlalu Rapat

  • Terlalu rapat, membuat buku susah ditarik dan berpotensi merusak.
  • Terlalu longgar, buku menjadi miring dan seiring waktu membuat halaman melengkung. Gunakan bookend dan atur kepadatan “pas”

Mengatasi Buku yang Sudah Jamuran

Kalau jamurnya masih ringan:

  1. Pisahkan buku yang berjamur (jangan dicampur dengan buku sehat).
  2. Bawa ke area yang berventilasi baik (hindari mengibas di kamar).
  3. Gunakan masker (spora jamur bisa mengganggu pernapasan).
  4. Bersihkan jamur kering dengan kuas halus.
  5. Keringkan buku di tempat teduh yang kering (bukan matahari langsung).

Kalau jamur sudah parah, bau menyengat, atau menyebar cepat, pertimbangkan bantuan profesional konservasi/arsip, terutama untuk buku langka.

Itulah cara merawat buku yang akan menjaga kesehatan dan kualitas buku Anda.

Jika Anda membutuhkan penyimpanan tambahan baik untuk buku Anda maupun barak koleksi lainnya, jangan ragu untuk menyewa unit penyimpanan di SpaceHub.

Hubungi kontak SpaceHub untuk mendapatkan penawaran terbaik bagi penyewa baru.

Bagikan artikel ini:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *