kontak SpaceHub

Berat Maksimal Koper di Bagasi Pesawat, Biar Nggak Kena Overweight di Counter

Penting memahami berat maksimal koper di bagasi pesawat dan bedakan antara "jatah bagasi gratis" dengan "batas aman per 1 koper". Perjalanan lancar gak ribet pas pemeriksaan.

Sudah rapi packing barang di koper, lalu kaget pas timbang di bandara? Masalah “kelebihan bagasi” biasanya bikin panik karena ujung-ujungnya harus repack dadakan atau bayar mahal.

Karena itu, penting memahami berat maksimal koper di bagasi pesawat dan bedakan antara “jatah bagasi gratis” dengan “batas aman per 1 koper”.

Pahami 2 Angka Penting : Allowance vs Batas per Koper

berat maksimal koper di bagasi pesawat

Free Baggage Allowance (FBA) / Jatah Bagasi

Ini total kilogram yang Anda dapat sesuai maskapai, rute, dan kelas tiker. Contoh : Garuda Indonesia mencantumkan Economy umumnya 20 kg dan Business 30 kg (tergantung rute/kebijakan tiket).

Batas Berat Maksimal per 1 Koper

Walau jatah total bagasi besar, satu koper biasanya tetap dibatasi. Secara standar keselematan penanganan bagasi, aturan mengacu pada:

  • Idealnya tiap koper < 23 kg (untuk mengurangi risiko cidera petugas)
  • Maksimal per 1 koper umumnya 32 kg; di banyak kebijakan maskapai, item di atas 32 kg tidak diterima sebagai bagasi tercatat dan harus dipisah/dikirim kargo.

Jadi Anda bisa saja punya jatah 30 kg, tapi tetap lebih aman membaginya menjadi 2 koper, bukan hanya 1 koper 30 kg.

Baca juga : Merk Koper yang Bagus, Panduan Memilih Sesuai Gaya Traveling 

Contoh Kebijakan Maskapai yang Sering Ditemui

Karena tiap maskapai berbeda, ini contoh agar Anda terbayang.

  • Garuda Indonesia: Economy sering tercantum 20 kg (detail tetap tergantung rute/tiket).
  • Lion Air: mengumumkan penyesuaian kebijakan bagasi tercatat—untuk pembelian/reschedule pada atau setelah 17 Juli 2025, FBA menjadi 10 kg sesuai ketentuan terbaru yang mereka umumkan.
  • AirAsia: batas berat per 1 bag umumnya 32 kg.

Selalu cek halaman “Baggage/Bagasi” di situs resmi maskapai dan detail di e-ticket Anda sebelum berangkat.

Baca juga : Tips Packing Koper Selama Perjalanan Lebih Compact

Cara Cepat Menghindari Overweight Bagasi

  • Timbang dari rumah: pakai timbangan koper (luggage scale) atau timbangan badan (metode angkat).
  • Pisahkan barang padat (sepatu, buku, kosmetik, kabel) ke koper kedua atau tas kabin sesuai aturan kabin maskapai.
  • Gunakan packing cube biar mudah “cabut-pasang” saat repack.
  • Jangan lupa berat koper itu sendiri: hardcase besar bisa 4–6 kg sebelum diisi.
  • Antisipasi oleh-oleh: sediakan ruang 20-40% dari kapasitas koper.

Ada kalanya Andamemang perlu bawa ringan: perjalanan bisnis singkat, pindahan bertahap, atau liburan panjang tapi pengin tetap mobile.

Solusi paling aman adalah menyimpan sebagian barang di lokasi yang mudah diakses, bukan memaksakan semuanya masuk koper.

Kalau Anda butuh tempat simpan sementara di Jakarta, SpaceHub menyediakan unit self storage dengan keamanan dan akses yang dirancang untuk penyimpanan personal, termasuk opsi unit kecil sampai besar, serta akses yang memudahkan pelanggan.

Untuk info lokasi dan detail layanan SpaceHub, Anda bisa cek langsung di SpaceHub.id atau hubungi tim SpaceHub via WhatsApp.

Bagikan artikel ini:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *