Pada proses menyelesaikan pembangunan baru maupun renovasi, bukan hal asing jika keramik baik lantai maupun dinding akan tertutupi debu. Cara membersihkan keramik selesai pembangunan perlu dilakukan secara selektif sesegera mungkin untuk menghindari kemungkinan kotoran membandel dan merusak tampilan keramik.
Jika para Spacers masih bingung menghadapi masalah ini, simak ulasan berikut ini untuk menemukan jawabannya secara efektif.
Cara Membersihkan Keramik Selesai Pembangunan


Biasanya debu pada keramik selesai pembangunan disebabkan oleh beberapa hal seperti cat tembok yang tercecer, sisa semen atau nat, debu-debu halus dari material tembok, maupun lapisan alkali material konstruksi.
Berikut hal-hal yang dapat Anda lakukan untuk membersihkannya.
Pembersihan Kering di Awal
Pertama-tama Anda harus menyiapkan beberapa peralatan seperti vacuum cleaner maupun sapu untuk membersihkan kotoran kering seperti debu, pasir, ataupun material yang mudah diangkat lainnya.
Hal ini berguna agar debu tidak menjadi lengket saat terkena cairan. Apalagi jika ternyata debu tersebut adalah semen yang bisa memperparah kotoran di lantai.
Membersihkan Keramik dari Sisa Semen Tipis
Untuk membersihkan noda ringan akibat sisa-sisa semen, hal sederhana yang dapat Anda lakukan cukup gunakan air hangat dan cairan pembersih dengan pH netral.
Campurkan bahan tersebut lalu gunakan pel lantai dan bersihkan seperti biasa lalu didiamkan selama 5-10 menit. Sikat bagian semen yang terlihat masih melekat dengan sikat secara ringan hingga bersih.
Metode ini cocok untuk keramik baru yang masih sensitif.
Membersihkan Keramik dari Kotoran yang Membandel
Meski baru selesai pengerjaan, adakalanya noda yang menempel pada keramik sudah cukup membandel dan tidak cukup dibersihkan dengan sabun. Berikut dua pilihan cemerlang yang bisa Anda pilih.
Membersihkan Noda Membandel Keramik dengan Cuka
Metode pertama yang bisa Anda lakukan dengan peralatan sederhana ini tidak disarankan untuk granit dan marmer.
Hal yang harus dilakukan adalah mencampur cuka dan air dengan perbandingan 1 : 1. Sikat pada bagian yang bernoda saja dan jangan didiamkan terlalu lama. Segera gunakan bilas untuk membersihkan cairan sekaligus mengangkat debu yang menempel.
Membersihkan Noda Membandel dengan Cairan Pembersih Khusus
Cara paling efektif dan dijamin berhasil membersihkan noda pada keramik tentunya dengan cairan pembersih khusus. Anda bisa menemukan produk dengan label “cement remover” atau “pembersih kerak semen” baik di toko bangunan maupun e-commerce.
Baca petunjuk produk yang biasanya tertera di kemasan. Umumnya produk ini memerlukan air untuk dijadikan bahan campuran. Takar sesuai ketentuan yang disampaikan. Oleskan pada bagian yang berdebu dan sikat. Bilas hingga benar-benar bersih.
Pembersih khusus sendiri cenderung punya sifat asam yang tinggi. Jangan lupa untuk menggunakan alat pelindung diri (APD) ketika menggunakannya.
Membersihkan Nat Keramik Pasca Pengerjaan
Nat pada keramik menjadi bagian yang paling sering berurusan dengan noda. Perlu kecermatan dalam membersihkannya agar tidak merusak tampilan lantai maupun dinding.
Pada bagian ini Anda membutuhkan bantuan alat seperti sikat gigi untuk membantu detail pengerjaan. Selanjutnya cukup campurkan air dengan baking soda secukupnya lalu sikat pada bagian yang perlu dibersihkan.
Bilas hingga bersih sambil dilap dengan kanebo untuk memastikan kotoran yang menempel sudah terangkat. Hindari benda tajam seperti kawat yang dapat merusak nat.
Kesalahan Umum yang Harus Dihindari dalam Pembersihan Keramik
Anda tentu cenderung memilih keramik karena visualnya yang tampak cantik. Namun pada pengerjaannya hal ini akan jadi masalah jika Anda salah memilih bahan pembersih keramik Anda. Tentu Anda tidak ingin keramik cantik Anda justru rusak pada proses finishing.
Masalah yang biasa terjadi pada pembersihan keramik di antaranya : bahan pembersih asam yang keras tanpa pengenceran, cairan pembersih toilet yang terlalu asam, sikat kawat tau amplas sebagai alat penggosok, menggosok terlalu keras, serta lupa melakukan pembilasan bahan pembersih.
Pastikan Anda tidak melakukan hal-hal tersebut jika tidak ingin merusak desain keramik Anda yang cantik.
Tips Sederhana Agar Keramik Tetap Mengkilap Setelah Dibersihkan
Setelah segala noda di lantai cukup bersih, jangan lupa untuk mengepel lantai kembali dengan air bersih biasa. Pastikan lantai kering sempurna, Anda bisa membantunya dengan lap microfiber untuk penyelesaian. Gunakan coating atau polish khusus keramik agar kilap keramik lebih permanen.
Itulah informasi yang dapat Anda ketahui dalam menghadapi keramik yang terdapat noda agar bersih mengkilap selesai pembangunan maupun renovasi. Karena, meskipun keramik adalah benda yang keras, namun permukaannya cenderung rentan dan perlu perawatan tepat agar tidak membuatnya rusak.
***
Jika Anda membutuhkan tempat khusus untuk menyimpan berbagai barang saat melakukan renovasi dan kebutuhan lainnya, hubungi SpaceHub.id
SpaceHub self storage siap mengamankan barang Anda sehingga segala aktivitas Anda lebih nyaman dilakukan.
Ingin penawaran storage menarik? Hubungi kontak SpaceHub dan dapatkan harga khusus bagi penyewaan pertama!




