Sebagai seseorang yang hidup diperkotaan, salah satu aktivitas yang agaknya cukup asing adalah berkebun. Dalam bayangan kita, berkebun biasanya berada di lahan luas dengan kontur tanah berbukit di kaki pegunungan.
Padahal cara membuat kebun sayur sederhana sudah mulai bertebaran di internet, karena faktanya sinar matahari loh yang paling banyak berperan dalam proses aktivitas ini.
Aktivitas berkebun ini juga bisa jadi hobi baru yang menguntungkan bagi Anda maupun peluang bisnis menguntungkan di masa depan.
Jika Anda salah seorang yang hendak mencari tau cara berkebun secara mudah di rumah, simak pembahasannya dalam artikel berikut ini.
Cara Membuat Kebun Sayur Sederhana


Pilih Lokasi Kebun yang Terkena Sinar Matahari Pagi
Hal utama ketika Anda memutuskan berkebun adalah memastikan kondisi tempat yang akan dioptimalkan sebagai lahan tanam tersoroti sinar matahari setidaknya 4 – 6 jam. Tentunya matahari yang dimaksud adalah matahari pagi.
Beberapa pengalaman orang menyebutkan, sebenarnya lahan yang terkena sinar matahari siang hingga sore tetap bisa memberi pertumbuhan pada tanaman, namun hasilnya tidak akan maksimal.
Kondisi sayur nantinya nampak tidak terlalu segar, dan ukuran tanaman yang tumbuh juga tidak akan maksimal.
Menentukan Media Tanam
Memilih media tanam tidak sekadar mempertimbangkan adakah lahan tanah atau tidak. Apalagi di kota besar seperti Jakarta yang biasa terhadap keterbatasan lahan horizontal. Karena itulah Anda tidak diharuskan menanamnya menggunakan tanah.
Media tanam saat ini terdiri atas bermacam-macam mulai dari tanah, kompos, sekam, cocopeat, serbuk gergaji, dan lainnya.
Jika lahannya horizontal, Anda dapat menggunakan media tanam yang diolah dari tanah, kompos, sekam dan serbuk gergaji dengan perbandingan 1:1 pada setiap bahannya.
Namun untuk lahan tanam vertikal maka Anda dapat memakai cocopeat atau rockwool untuk tanaman hydroponik.
Memilih Jenis Sayuran yang akan Dibudidayakan
Pilihlah jenis tanaman sayuran dengan perawatan yang mudah juga cepat menuai hasil panen. Seperti bayam, kangkung, sawi, pakcoy hingga daun bawang.
Skala keberhasilan yang relatif tinggi akan membuat urusan menanam sayur tampak mudah sehingga Anda terus termotivasi untuk melanjutkan hobi yang satu ini.
Contoh tanaman tersebut misalnya bayam yang cukup menabur benih pada media tanam, taupun kangkung yang proses panennya bisa terjadi berulang dari benih yang sama serta realtif singkat.
Menyiapkan Wadah Tanam
Memilih wadah tanam ada hubungannya dengan jenis tanaman yang akan Anda pelihara.
Beberapa sayuran akan tumbuh dengan baik di dalam lahan luas atau setidaknya di pot yang cukup besar.
Penting mengetahui seberapa besar ruang yang harus disisakan antara benih atau bibit tanam, juga besar ruang yang tersedia untuk tanaman ketika mulai tumbuh.
Buatlan susunan kebun sayur secara berbaris sehingga membantu Anda memantau tanaman secara cermat.
Jika lahan Anda relatif sempit, buat kebun sayur secara vertikal, Anda dapat menggunakan kaleng susu tak terpakai hingga botol bekas. Untuk tampilan yang cantik Anda juga bisa menggunakan pipa paralon sebagai wadahnya.
Merawat dengan Tekun
Konsistensi dalam merawat adalah hal wajib pada praktik cara membuat kebun sayur sederhana di rumah. Meskipun sayuran yang dipilih relatif mudah, namun Anda tetap harus memperhatikan cara merawatnya.
Minimal menyiangin tanaman liar yang tumbuh di sekitarnya. Hingga menghalau hama yang datang.
Itulah langkah-langkah sederhana yang harus Anda ketahui dalam membangun kebun sayur sederhana di rumah. Aktivitas ini jika ditekuni dapat menjadi hobi yang menguntungkan secara personal, maupun peluang bisnis yang menjanjikan di masa depan.
***
Ingin informasi menarik lainnya? Selalu kunjungi website SpaceHub.id
Jika Anda membutuhkan layanan sewa gudang pribadi untuk berbagai kebutuhan baik individu maupun bisnis, ayo hubungi kontak SpaceHub berikut ini dan temukan penawaran terbaik bagi penyewa baru.
Ambil storage Anda sekarang juga!




